Pagi tadi aku bangun dengan segala kenervousan ku, melebihi kenervousan tanggal 2 Agustus 2003, pagi.
Sungguh, sepertinya sidang seminar ini, melebihi kegelisahan2 ku yang dulu2 juga aku sempat rasakan, tapi yg pagi tadi ku rasakan lebih dasyat. Melebihi pagi 2 Agustus 2003, dimana jam 10.00 WIB aku tak lagi menjadi seorang perempuan lajang. Melebihi kegelisahan ku di tanggal 28 Oktober 2005, pukul 20.00WIB saat aku memasuki ruang persalinan Siloam Graha Medika. Malah lebih menakutkan di banding ketika dokter anestesi menyuntikkan suntikan ke punggung ku, tgl 15 Agustus 2007,pukul 08.00 WIB, agar Sectio ku berjalan lancar. Pernikahan, kelahiran normal Alham, persalinan caesar Almas, semuanya membuat aku keringat dingin. Semua nya. Tapi apa yang aku rasa tadi pagi sungguh hampir membuat aku mampu membawa aku ke titik “ketidakpercayaan diri” yang jatuh terlalu dalam. Alhamdulillah, teman2 di Angkatan 4 demikian mengerti, bahwa peristiwa tadi pagi itu, adalah pintu pertama yang harus aku “buka”, untuk menuju destinasi terakhirku, M.Si.
Prof Andy menuliskan skor 7.77, sementara Pak Farid berbaik hati menghadiahkan 90 untuk performa presentasi ide penelitian ku.
Semoga Insya Alloh, Desember 2008, entah di hari dan tanggal apa, aku sudah tentu akan mengalami kegelisahan yang sama seperti malam tadi. Tapi harapanku, setelah itu, aku akan menggantikan kegelisahan itu dengan kebahagiaan terdalam. Amanah yang dipercayakan suami ku, Insya Alloh tertunaikan dengan baik. Aku bisa menjadi: Oryza Devi Sinatra, S.Sos,M.Si/MarComm Specialist. Amin.